Tag Archives: multikultural

DIALOG MULTIKULTURAL 2018

BERITA ACARA

KEGIATAN DIALOG MULTIKULTURAL 2018
“Politik Menjerat Kebhinnekaan Bangsa, Pemangsa Agama”

HMJ HKn “Merah Putih” Tahun 2018
Fakultas Ilmu Sosial
Universitas Negeri Malang

Rabu, 7 Maret 2018 bertempat di Aula Gedung A3 Universitas Negeri Malang telah dilaksanakan kegiatan Dialog Multikulural dengan tema “Politik Menjerat Kebhinnekaan Bangsa, Pemangsa Agama”.
Kegiatan Dialog Multikultural 2018 ini dilaksanakan dengan menggunakan Sistem berdialog terdiri dari lima kelompok yang terdiri dari perwakilan agama Kristen (IMAKRIS), Kristen Protestan (IKK), Hindu (KMHD), Islam (ASC), satu orang perwakilan dari agama Budha dan dua orang perwakilan dari HMJ HKN sebagai sudut pandang dibidang Hukum. Kegiatan Dialog Multikultural 2018 ini dilaksanakan menggunakan sistem dialog dan dikusi mengenai isu “Politik Menjerat Kebhinnekaan Bangsa, Pemangsa Agama“. Dialog Multikultural mengundang Dosen di jurusan Hukum dan Kewarganegaraan Universitas Negeri Malang Rista Ayu Mawarti, M.Pd sebagai Moderator.

Tujuan diselenggarakannya Dialog Multikultural ini adalah:
1. Mensosialisasikan pentingnya toleransi antar umat beragama.
2. Sebagai forum diskusi yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa.
3. Memberikan informasi atau pemahaman yang komprehensif tentang pluralisme agama dalam kebhinnekaan bangsa
4. Mengajak peserta Dialog Multikultural untuk memikirkan, merenungkan, dan mendiskusikan lebih jauh mengenai permasalahan politik menjerat kebhinnekaan bangsa
5. Membentuk generasi muda yang menjunjung tinggi nilai-nilai beragama dalam kemajemukan bangsa

DESKRIPSI PELAKSANAAN KEGIATAN
Kegiatan ini mengangkat tema tersebut untuk memberikan solusi-solusi mengenai isu-isu aktual dalam konteks politik, kebhinnekaan, dan agama. Sebagai warga negara yang baik, mahasiswa khususnya jurusan Hukum dan Kewarganegaraan diharapkan mampu untuk bersifat kritis terhadap isu-isu aktual yang terjadi di Indonesia.

Kendala dalam kegiatan Dialog Multikultural ini adalah :
1. Kurangnya komunikasi antara sie acara dengan sie humas yang menyebabkan keterlambatan dalam perihal surat.
2. Kurangnya proses Loading oleh sie perlengkapan sehingga mengalami kesulitan dalam penataan ruang.